RADAR JOGJA – PSS Sleman memiliki chief executive officer (CEO) baru. Manajemen Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman- resmi menunjuk Fatih Chabanto sebagai pengganti Viola Kurniawati yang mengundurkan diri 31 Agustus lalu.

Penunjukan Fatih disampaikan jajaran petinggi PT Putra Sleman Sembada saat rapat umum pemegang saham (RUPS) di Hotel Rich, Senin malam (23/9). Nah, dalam sesi perkenalan kepada awak media, Fatih mengaku siap menerima tekanan sekaligus masukan untuk memajukan PSS Sleman.

Pria kelahiran Pekalongan ini ingin Elang Jawa tetap konsisten dan berada di klasemen atas Liga 1. “Sebagai tim promosi, prestasinya cukup bagus. Itu yang akan kami pertahankan,” ujarnya.

Untuk target, Fatih berharap PSS tetap bertahan di kompetisi Liga 1 musim depan. Dia juga berusaha menjadikan Laskar Sembada sebagai klub berlisensi agar tak hanya bisa bermain di Indonesia. Namun juga tingkat Asia.

Namun, untuk mendapatkan lisensi tidak hanya dari faktor internal. Melainkan juga faktor eksternal. Yakni pembenahan stadion. Menurutnya harus ada blue print stadion dan pembenahan dari keamanan.”Dua sampai tiga tahun pasti kami bisa,” ujarnya.

Menurutnya, PSS Sleman mempunyai potensi dan sejarah yang bagus serta suporter yang militan. Sudah selayaknya berprestasi di kasta tertinggi liga Tanah Air.

Terkait program, Fatih mengaku akan tetap melanjutkan program yang sudah dijalankan CEO lama. Sebab program yang sudah berjalan pun sudah disetujui oleh jajaran komisaris PT PSS. “Mungkin ada yang perlu direvisi. Karena kondisinya berubah-ubah,” ujarnya.

Fatih menambahkan, pihaknya telah melakukan negosiasi kepada beberapa pemain yang dinilai layak untuk memperkuat PSS di musim selanjutnya. Kurang dari 10 pemain yang sudah kami nego. “Termasuk pemain asing,” beber Fatih.

Pertandingan pekan ke-21 akan menjadi laga pertama Fatih sebagai CEO PSS. Dia berharap Bagus Nirwanto dkk dapat memetik hasil maksimal kala menjamu Madura United, Minggu (29/9). (cr18/din)