RADAR JOGJA  – Torehan sembilan gol dari empat belas pertandingan menjadikan penampilan Yevhen Bokhasvili di putaran pertama Liga 1 musim ini terbilang baik. Tapi, performanya anjlok cukup drastis memasuki putaran kedua.

Dari enam laga yang dimainkan, striker yang akrab disapa Baha itu belum mencetak gol. Sama sekali.

Meski demikian, Baha ingin kembali bahagia. Dia bertekad segera mencetak gol untuk PSS.

Dia juga bertekad memperbaiki torehan assist-nya. Pemain benomor punggung 10 itu belum sekali pun menciptakan umpan yang berujung gol kepada rekan-rekannya di skuad Super Elja.

Yevhen menyadari catatan golnya menurun drastis. Dia berdalih hal itu terjadi karena beberapa hal. “Pasokan bola untukku dari lini tengah tidak terlalu banyak. Lagi pula para pemain bertahan di Liga 1 sudah mulai mengerti permainanku dan mengawalku dengan ketat,” ujarnya kepada Radar Jogja, Selasa (1/10).

Tak hanya soal gol. Baha juga beberapa kali mendapat kritikan dari suporter. Penyerang yang sempat membela Tim Nasional Ukraina U-21 ini dinilai tampil kurang nggetih.

Dinilai kurang berjuang hingga darah penghabisan.
Baha mengaku paham terhadap kritikan yang ditujukan ke arahnya. Dia bertekad memperbaiki diri. Dia bertekad segera kembali mencetak gol.

“Saya sudah rasakan tekanan itu. Tapi, tidak masalah. Inilah sepak bola,” tegasnya.

Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro sepakat dengan dalih yang diucapkan Baha. Dia setuju salah satu pemicu Baha seret gol adalah kurang mendapatkan pasokan bola matang dari lini tengah.

Seto punya saran khusus untuk Baha agar bisa kembali tajam. “Harus ada perubahan cara bermain dari Yevhen. Saya pikir tim lain sudah mulai paham karakternya,” jelas Seto.

PSS bakal melakoni laga tandang berat di markas Bhayangkara FC. Laga dijadwalkan dihelat Jumat (4/10). Saat ini Super Elja ada di posisi delapan klasemen sementara dengan 29 poin dari 21 pertandingan. (cr12/riz)