RADAR JOGJA – Sempat mampet keran golnya dalam beberapa pekan, Yevhen Bokhashvili membayar tuntas penantianya itu. Dalam laga menantang tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jaksel, Jumat (4/10), striker asal Ukraina itu memborong dua gol PSS Sleman.

Gelontoran gol Baha, sapaanya, lahir di babak kedua. Masing-mmasing pada menit ke-58 dan ’90+1. Sukses mencuri tiga poin di markas tim polisi, membawa Elang Jawa bertengger di tangga ketujuh klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 32 poin.

Pelatih PSS Seto Nurdiantoro mengatakan, kemenangan tersebut berkat kerja keras pemain. Kendati beberapa pilar harus absen, namun motivasi pemain yang diturunkan menjadi salah satu pembeda hasil akhir laga.

“Kami tentu bersyukur dengan hasil ini,” katanya kepada wartawan setelah pertandingan.

Dalam pertandingan pekan ke-22 yang dilakoni anak-anak ‘kabupaten Itali’ itu, sebenarnya kedua tim ngotot sejak peluit dibunyikan. Baik Bhayangkara maupun PSS sama-sama tancap gas untuk mencetak gol cepat.

Namun, beberapa kali peluang tak mampu dikonversikan menjadi gol oleh kedua tim. Hingga turun minum paro pertama skor sama kuat 0-0.

Memasuki babak kedua, Yevhen sukses memecah kebuntuan bagi Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman. Baha kembali menjadi momok bagi barisan pertahanan Bhayangkara FC.

Seperti diketahui, pada putaran pertama lalu, Baha juga sukses membobol gawang The Guardian sekaligus menyelamatkan Laskar Sembada dari kekalahan.

Kedisiplinan yang ditunjukkan lini pertahanan PSS membuat Bhayangkara FC gigit jari. Selain itu, penjaga gawang PSS Sleman Ega Rizky tampil sangat gemilang dengan mematahkan beberapa kali peluang tuan rumah. Hingga babak kedua berakhir skor 2-0 bertahan untuk keunggulan PSS Sleman.

Meski sukses mencuri poin di kandang lawan, Seto menilai PSS masih memiliki banyak kekurangan. Terutama di babak pertama. Menurutnya ada beberapa gameplan yang tidak berjalan dengan baik. Yakni, saat menyerang dan juga bertahan.

“Tentu itu akan menjadi evaluasi kami untuk pertandingan selanjutnya,” ujar pelatih 45 tahun itu.

Di sisi lain, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengaku sangat kecewa dengan kekalahan timnya.

“Babak pertama banyak peluang namun tak bisa mencetak gol,” keluhnya. Untuk pertandingan selanjutnya dia ingin Bhayangkara FC bangkit dan mendapatkan hasil yang oke. (cr18/riz)