RADAR JOGJA – Apes. Berturut-turut. Itulah yang mungkin dirasakan Persebaya Surabaya saat ini. Tren hasil minor yang belum juga putus di lapangan berimbas ke luar pertandingan. Pasca kekalahan dan kericuhan kala menjamu PSS Sleman beberapa waktu lalu, Green Force akhirnya mendapatkan sanksi cukup berat.

Dalam hasil keputusan sidang komite disilin, Jumat (1/11), Bajul Ijo dihukum larangan tanpa penonton pada saat laga home dan away sampai akhir musim kompetisi Liga 2 2019. Artinya sembilan pertandingan sisa yang dimainkan Persebaya tidak akan disokong pemain kedua belasnya.

Menurut komdis, suporter Persebaya melakukan pelanggaran penyalaan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, perusakan dan membakar aboard serta melakukan pengejaran terhadap pemain Persebaya Surabaya. Selain sanksi tanpa penonton, Persebaya juga didenda Rp 200 juta.

Jumlah denda masih ditambah dengan sanki karena pelemparan botol suporter Persebaya saat pertandingan Persela Lamongan vs Persebaya Surabaya 23 Oktober 2019. Jumlahnya Rp 45 juta. (riz)

Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Kamis 31 Oktober 2019

1. Persebaya Surabaya
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persela Lamongan vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 23 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.000
2. Persija Jakarta
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 24 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 150.000.000
3. Kalteng Putra
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Kalteng Putra vs Persela Lamongan
– Tanggal kejadian: 27 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000
4. Pemain Persela Lamongan, Sdr. Moch Zaenuri
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Kalteng Putra vs Persela Lamongan
– Tanggal kejadian: 27 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
5. Perseru Badak Lampung FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persipura Jayapura
– Tanggal kejadian: 28 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare dan pelemparan botol (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 100.000.000
6. Persib Bandung
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 28 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Bernyanyi dengan kalimat tidak patut, penyalaan flare dan smoke bomb (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 150.000.000
7. PSM Makassar
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs PSM Makassar
– Tanggal kejadian: 29 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.000
8. Persebaya Surabaya
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PS Sleman
– Tanggal kejadian: 29 Oktober 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, perusakan dan membakar aboard serta melakukan pengejaran terhadap pemain Persebaya Surabaya
– Hukuman: Larangan tanpa penonton pada saat laga home dan away sampai akhir musim kompetisi 2019 dan denda Rp. 200.000.000