RADAR JOGJA – PSS Sleman tidak bisa mencetak gol di empat pertandingan terakhir di bulan November. Entah karena pengaruh absennya gelandang kreatif Brian Ferreira atau juga karena faktor lain. Yang jelas ujung tombak Elang Jawa tumpul.

Rinciannya dalam bulan kemarin PSS kalah dari PSIS 0-3, ditahan 0-0 Bali United, lalu kalah tipis dari Borneo FC dan Barito Putera dengan skor identik 0-1. Terakhir, kekalahan dari Barito terjadi di awal-awal pertandingan.

“Kami memang kecolongan di menit awal,” kata Pelatih PSS Seto Nurdiantoro.

Antisiapsinya tim pelatih terus membangun kekompakan dan fokus konsentrasi di latihan. Dia mengingatkan pentingnya hal itu. Dari menit awal dan menit akhir yang menurutnya riskan. Di awal biasanya pemain belum siap, di akhir sudah capek sehingga konsentrasi harus terus ditekankan.

“Fokus tapi senang, tidak jadi beban. Kegiatan di luar lapangan sedikit membangun konsentrasi dan keyakinan sesama pemain,” tuturnya. (riz)