RADAR JOGJA – PSS Sleman akan menyiapkan kejutan saat menantang tuan rumah Persela Lamongan, Rabu (11/12). Itu seperti janji Pelatih PSS Seto Nurdiantoro setelah laga melawan Persib Bandung akhir pekan lalu.

“Laga besok akan jadi pelajaran bagi pemain. Kami juga akan memberikan surprise kepada Persela. Harapanya pertandingan berjalan menarik,” tutur Seto kepada wartawan di Lamongan, Selasa (10/12).

Kejutan yang mungkin diberikan Seto adalah rotasi untuk beberapa pemainnya. Juga beberapa perubahan dalam formasi atau skema main. Itu dilakukan Seto memanfaatkan kondisi PSS yang sudah dipastikan bertahan di Liga 1 musim 2020.

Selain itu, eksperimen yang dilakukan pelatih berlisensi AFC Pro itu juga karena keterpaksaan. Terpaksa tidak bisa memainkan gelandang serang andalan mereka Brian Ferreira. Brian diketahui mengalami cedera ulu hati dan absen sampai akhir musim.

Bahkan untuk masa penyembuhan, Brian memilih pulang lebih dini ke Negara asalanya, Argentina. Praktis, kondisi tersebut memaksa tim pelatih memeras otak. Mencari jalan bermain tanpa dirijen lapangan tengah andalan.

“Tipikal pemain kami berbeda-beda, tidak ada yang sama seperti Brian. Kami mencoba bagaimana saling mengisi. Tidak adanya Brian jelas mereduksi kekuatan kami. Dan terlihat di beberapa pertandingan terakhir. Kami kesulitan menciptakan peluang. Kami pecahkan dengan bikin formasi dan skema baru,” papar Seto.

Seperti saat melawan Persib, Seto merotasi 7 pemain. Juga menjajal perubahan skema dari biasanya 4-3-3 ke 4-2-3-1. Besar kemungkinan Seto akan memberikan kejutan dengan kembali bereksperimen saat melawan Persela. Menarik ditunggu. (riz)