RADAR JOGJA – Dalam waktu dekat PSS Sleman diagendakan menggelar uji coba. Serangkaian uji coba tersebut dilakukan tim pelatih guna melihat seberapa siap pasukan Super Elang Jawa -julukan PSS- jelang menghadapi kick off Liga 1 Februari mendatang.

PSS sendiri sudah dua pekan menggelar training center (TC) di Jakarta. Kabar terkait uji coba disampaikan caretaker manajer PSS Mochammad Eksan kepada Radar Jogja, Jumat (31/1). Namun, Eksan belum mengetahui secara detail siapa yang akan menjadi lawan PSS dalam rangkaian uji coba tersebut. “Dari tim pelatih ada agenda uji coba. Tapi kalau lawannya belum tahu ya,” katanya.

Namun, PSS sempat dikabarkan bakal menjalani uji coba melawan Bhayangkara FC dan Persib Bandung. Hanya saja, manajemen PSS masih dalam tahap pembicaraan dengan pelatih kepala PSS, Eduardo Perez Moran.

Sebetulnya, skuad PSS direncanakan tiba di Sleman, Jumat (31/1). Namun, hal tersebut urung dilakukan lantaran manajemen masih belum mendapatkan kepastian lapangan untuk berlatih. “Iya, tambah seminggu lagi di Jakarta karena kami masih menunggu lapangan disini,” imbuh Eksan.

Kapten PSS Bagus Nirwanto mengungkapkan sejauh ini pemusatan latihan yang dilakukan di Jakarta berjalan lancar. Bagus menyebut adaptasi pemain dengan pelatih baru sudah semakin menyatu. “Kami mulai menemukan karakter permainan yang di inginkan pelatih. Baik pemain dan pelatih sudah saling memahami,” ungkapnya.

Disisi lain, Eksan juga turut memberikan kabar terkait pemain incaran Laskar Sembada. Legenda hidup PSS itu menyebut kans PSS mendatangkan Saddil Ramdani nampaknya bakal sulit terealisasi. Sebab, syarat untuk mendatangkan eks winger Pahang FA tersebut diakui Eksan cukup berat. “Dari kemarin sebetulnya terus negosiasi, tapi kami tidak bisa bilang kenapa,” ujarnya.

Nah, saat ini manajemen PSS pun akan berfokus mengejar tanda tangan striker Bali United Irfan Haarys Bachdim. “Kalau Irfan masih proses negosiasi. Ini terus berlanjut,” beber Eksan. (ard/bah)