RADAR JOGJA – PSS Sleman kembali ke Sleman. Usai menjalani latihan di Jakarta, skuad Super Elja mulai berlatih di Sleman Senin sore (10/2).

Latihan dilakukan untuk memantapkan persiapan jelang bergulirnya Liga 1 2020 akhir bulan ini. Latihan yang digelar di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS) itu diikuti sebanyak 24 pemain.

Pelatih PSS Sleman Eduardo Perez Moran mengatakan, tim menunjukkan kekompakan yang bagus. Menurutnya, ini modal apik sebelum menghadapi liga. “Semuanya kompak untuk latihan sore ini (kemarin). Progres tim bagus dan kami memang fokus untuk Liga nanti,” ujarnya.

Bek anyar PSS Arthur Irawan mengaku senang bisa kembali berlatih di Sleman. Pemain 26 tahun itu menuturkan atmosfernya sangat bagus kendati dia belum lama tinggal di Sleman. “Meski baru sebentar tapi sudah berasa kayak rumah sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, fisioterapis PSS Lutfinanda Amary Septiandi mengabarkan kondisi pemain muda PSS Saddam Emiruddin Gaffar yang sedang dibekap cedera. Dia menjelaskan, Saddam saat ini tengah menjalani recovery cedera yang didapat dari training camp bersama Timnas U-19 di Thailand.

“Cedera otot hamstring grade dua (kerobekan otot). Alhamdulillah pemain yang lain aman. Cedera kecil saat TC di Jakarta, juga sudah aman. Semua tinggal menunggu pemulihan. Saddam perkiraan satu minggu,” ungkap mantan fisioterapis timnas tersebut.

Di sisi lain, hingga kini belum ada perkembangan signifikan soal rekrutan anyar PSS. Selain pemain, investor baru Laskar Sembada juga belum diumumkan ke publik. Padahal, sebelumnya Komisaris PT PSS Soekeno berjanji segera mengumumkannya.

“Kalau Irfan Bachdim, ya tunggu satu atau dua hari lagi untuk kepastiannya. Semoga ada kabar. Kami masih menunggu,” imbuh caretaker Manajer PSS Mochammad Eksan. (ard/amd)