RADAR JOGJA – PSS Sleman hanya mampu bermaim imbang 1-1 saat menghadapi Persipura Jayapura dalam laga uji coba di Maguwoharjo International Stadium (MaGIS) kemarin (22/2).
Hasil ini lebih baik dari uji coba sebelumnya. Yakni ketika Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman kalah 0-2 dari Persib Bandung dalam laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Senin (17/2) lalu.
Pelatih PSS Sleman Eduardo Perez menyebut tim asuhannya mengalami progres yang bagus. Baik dari segi fisik maupun permainan. Eduardo juga menjelaskan pada laga ini dia menerapkan beberapa strategi baru. Termasuk mencoba skema dua penyerang di babak kedua. “Ya kami tadi coba beberapa alternatif, dan berjalan cukup baik,” jelasnya.
Namun, PSS Sleman kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama. Pressing ketat yang diterapkan para pemain Persipura kian menyulitkan Bagus Nirwanto dkk mendistribusikan bola.
Sebaliknya Persipura Jayapura terlihat lebih nyaman. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu juga mampu mencipatakan banyak peluang. Salah satunya melalui sepakan Thiago Amaral pada menit yang membentur tiang gawang PSS.
PSS mengakhiri babak pertama dengan tanpa peluang on target. Yevhen Bokhashvili yang didapuk sebagai ujung tombak tak mendapatkan bola yang bagus dari lini tengah. Babak pertama berakhir imbang 0-0.
Pada babak kedua, permainan PSS mengalami perbaikan. Masuknya Arsyad Yusgiantoro dan Saddan Emiruddin Gaffar membuat permainan tim asuhan Eduardo Perez membaik.
Hasilnya, PSS Sleman berhasil membuka keunggulan ketika laga berjalan 63 menit. Yevhen Bokhashvili berhasil mengeksekusi tendangan penalti dengan baik. Super Elja mendapatkan hadiah penalti setelah Saddam Emiruddin Gaffar dijatuhkan di area terlarang.
Namun, keunggulan PSS tak bertahan lama. Pada menit ke-73 kiper PSS Sleman Alexander melakukan blunder dengan menyentuh bola di luar area kotak penalti. Wasit memberikan tendangan bebas dan kartu kuning untuk Alex.

Tendangan bebas tersebut diambil oleh penyerang muda Todd Rivaldo Ferre. Eks penggawa Timnas U-19 itu berhasil meletakkan bola di pojok kanan atas gawang PSS. Hingga laga berakhir tak ada lagi gol yang tercipta. Kedua tim berbagi angka imbang 1-1.
Pelatih Persipura Jackson F Tiago merasa puas dengan permainan tim asuhannya. Eks pemain Persebaya Surabaya itu menilai Boaz Solossa dan kolega bermain apik di sepanjang laga. Terutama dalam hal penguasaan permainan. “Kamu tampil dominan, tapi banyak peluang yang ada tidak bisa jadi gol,” tandasnya.
Pada laga ini, panitia pelaksana sejatinya menyiapkan 10 ribu tiket. Tapi nyatanya, sebagian besar kursi di tribun MaGIS kosong. Jumlah penonton diperkirakan tak sampai 1.000 orang. Sebelum laga dimulai, kedua tim mengheningkan cipta dan berdoa. Hal itu dilakukan untuk mendoakan para korban peristiwa susur sungai di Turi, Sleman yang menimpa siswa SMPN 1 Turi, Sleman. (kur/din/by)