RADAR JOGJA – PSS Sleman gagal mengulangi kemenangan dalam laga pembuka kompetisi Shopee Liga 1. Sebab, pada laga perdana musim lalu, Super Elang Jawa -julukan PSS- tampil perkasa. Kala itu mereka sukses menundukkan Arema FC dengan skor 3-1 di Maguwoharjo International Stadium (MagIS).

Namun, hasil demikian tak diraih musim ini. Anak-anak Sleman justru menerima pil pahit ditaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 1-2 di Stadion Andi Mattalata, tadi malam (1/3). Gol Juku Eja -julukan PSM- masing-masing dicetak Ferdinand Sinaga pada menit ke-39 dan Hussein El Dor (59′). Sedangkan gol balasan PSS dilesakkan Yevhen Bokhashvili melalui titik putih menit ke-73.

Kedua tim sama-sama menurunkan kekuatan terbaik. PSS langsung memainkan sejumlah penggawa anyarnya. Seperti Irfan Bachdim, Arthur Irawan, Fitra Ridwan, dan Aaron Evans.

Dalam laga kemarin, PSS tertinggal lebih dulu. Sejak babak pertama, tuan rumah memang lebih menguasai permainan. Terus menyerang, gol yang ditunggu pun datang melalui tendangan bebas ‘The Dragon’ yang menghujam ke sudut kiri atas gawang PSS yang dikawal Ega Rizky. Babak pertama bertahan untuk keunggulan tuan rumah.

Memasuki paro kedua, PSM kembali menambah keunggulan. Lagi dan lagi, Ferdinand menjadi aktor atas timnya. Gol kedua PSM dicetak oleh Hussein usai menerima umpan lambung dari tendangan Ferdinand yang mengarah ke pojok kiri atas gawang PSS.

PSS mencoba mengejar ketertinggalan usai kemasukan dua gol. Hasilnya, mereka mampu memperkecil kedudukan melalui titik putih. Itu didapat setelah Leo Guntara kedapatan melakukan handsball di area terlarang. Yevhen selaku eksekutor sukses menyarangkan gol ke gawang PSM yang dikawal  Hilman Syah. Tak ada gol tambahan, skor 2-1 bertahan untuk keunggulan PSM.

Kendati menelan kekalahan, Asisten Pelatih PSS Suwandi Hadi Siswoyo mengaku timnya sudah bermain maksimal. Menurutnya, laga berjalan sangat bagus. “Anak-anak sudah berikan yang terbaik,” ujarnya usai laga.

Selain itu, Suwandi menyebut sebetulnya tim pelatih telah mengantisipasi set piece atau bola mati sebelum laga berlangsung. Hanya, set piece memang telah menghukum timnya. “Terjadi gol dari situ. Namun anak-anak sudah main dengan intruksi pelatih dan semangat luar biasa,” ungkapnya.

Pemain anyar PSS Fitra Ridwan mengatakan, hasil itu memang mengecewakan, namun menurutnya semua pemain telah berusaha semaksimal mungkin. “Pasti kami ingin bangkit di pertandingan berikutnya. Kami juga banyak peluang, namun harus berusaha lagi di kandang untuk tiga poin,” tekadnya.

Hasil minor ini menempatkan Bagus Nirwanto dkk di urutan 15 klasemen sementara dengan 0 poin. Sedangkan PSM berada di urutan ke-5 dengan tiga poin. Laga berikutnya, tim kebanggaan warga Sleman ini akan menjamu Persikabo di MagIS, Minggu (8/3) mendatang. (ard/laz)