RADAR JOGJA- Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 di Indonesia mengalami penundaan selama dua pekan. Itu menyusul merebaknya virus korona yang terjadi beberapa bulan terakhir ini. Sejumlah klub di Indonesia pun memutuskan untuk meliburkan skuadnya. Termasuk PSS Sleman.

Usai menuntaskan laga pekan ke tiga melawan Persib Bandung, Minggu (15/3), penggawa PSS mendapatkan jatah libur selama tiga hari. Nah, nantinya Bagus Nirwanto cs akan kembali digembleng latihan pada Kamis (19/3) mendatang. Namun, latihan tersebut bakal dilakukan secara tertutup.

Pelatih PSS Dejan Antonic menegaskan, latihan tertutup dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus kepada seluruh pemain, juga ofisial tim. “Rencananya, kami ada tempat latihan dan nggak ada orang bisa masuk,” katanya.

Selain itu, pelatih asal Serbia itu juga mengimbau kepada anak asuhnya agar selama masa libur tidak banyak beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, lebih baik waktu libur digunakan untuk berkumpul bersama keluarga. “Jangan banyak keluar karena Jogja dan Solo sudah kena. Jadi kami harus hati-hati,” ujarnya.

Di sisi lain, usai menelan kekalahan 1-2 atas Persib di Stadion Si Jalak Harupat, eks pelatih Madura United itu langsung memutar otak untuk mengevaluasi performa Super Elang Jawa -julukan PSS. Ya, Dejan berujar selama jeda kompetisi ini dia akan fokus membenahi kekurangan tim kebanggaan warga Sleman itu. “Tentu akan persiapkan tim untuk menghadapi PSIS Semarang. Kami harus ambil poin dan semoga semua sehat,” harapnya.

Asisten Manajer PSS Sleman Mochammad Eksan menuturkan, rencananya seluruh penggawa PSS dan ofisial tim akan dilakukan pemeriksaan tes Covid-19. Dikatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan tim pelatih. “Untuk lokasi latihan tertutup juga masih kami bicarakan,” bebernya. (ard/din)