JOGJA – Wacana menaikkan harga tiket pertandingan home PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, sempat dikritisi suporter. Terutama dari kelompok suporter Brajamusti.

Sebelumnya mereka menilai, meskipun skuad PSIM terhitung mewah, namun tim masih berkompetisi di Liga 2. Selain itu, mereka juga memberikan masukan untuk fasilitas di stadion juga perlu dilengkapi.

Menawab hal itu, CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto menyebutkan, kenaikan harga tiket laga kandang PSIM Jogja harus dilakukan. Tujuannya untuk membantu keuangan tim mengarungi kompetisi.

Selain itu ada berbagai faktor lain yang menyebabkan manajemen merevisi harga tiket. Salah satunya kapasitas Stadion Mandala Krida yang ternyata tidak terlalu besar untuk ukuran klub yang mempunyai basis suporter besar.

Awalnya Bambang mendapat informasi Stadion Mandala Krida bisa menampung hingga 35-40 ribu penonton. “Nyatanya setelah kami hitung hanya 22 ribu saja,” ujarnya.

Dengan kapasitas yang jauh meleset dari informasi awal tersebut, pihak manajemen PSIM tentu harus membuat perhitungan ulang. Salah satu langkah yang diambil yakni dengan menaikan harga tiket di tribun VIP utara dan selatan tersebut.

Rencananya manajemen PSIM akan tetap menggunakan harga tiket yang baru tersebut hingga akhir musim. (cr12/din)