RADAR JOGJA – Kekalahan PSIM Jogja atas tamunya, Mitra Kukar 1-2, gagal dimanfaatkan Persis Solo. Hal itu setelah rival abadi Laskar Mataram itu juga tumbang di kandang sendiri. Ditantang Persiba Balikpapan di Stadion Wilis Madiun, Jodi Kustiawan dkk takluk 0-1 dari Beruang Madu.

Sebiji gol mantan pemain PSIM Jogja, Reza Saputra di menit 38 tak mampu dibalas anak asuh Choirul Huda. Dengan hasil ini, Persis Solo urung kembali ke puncak klasemen. Laskar Sambernyawa tertahan di posisi kedua. Padahal, juara paro musim Liga 2 wilayah timur itu ingin membalas kekalahan telak 0-3 di putaran pertama lalu.

“Ini pelajaran buat pemain. Bagaimana supaya kami tidak terpuruk lagi di pertandingan selanjutnya,” ujar Pelatih Persis Choirul Huda usai laga kemarin seperti dikutip dari laman Radar Solo.

Eks juru taktik Perseru Serui itu menyoroti motivasi pasukannya di laga kemarin. Menurutnya lini tengah skuadnya kurang dalam mengkreasi serangan. Babak pertama misalnya. Selain itu pemain juga kurang ngotot.

Baru di babak kedua, setelah dalam posisi tertinggal motivasi itu baru muncul. “Tetapi sudah terlambat,” keluh Cak Irul, sapaanya.

Persis Solo saat ini mengoleksi 20 poin dari 12 pertandingan. Berada di bawah PSIM Jogja yang unggul satu poinlebih banyak. Posisi Persis rawan digusur Persik Kediri (17 poin) dan Persewar Waropen (15 poin) yang masih punya dua laga sisa.

Di sisi lain, Pelatih Persiba Balikpapan Satia Bagdja Ijatna membeberkan kunci sukses Beruang Madu menghentikan keperkasaan Persis di kandang.“Kerja keras,” katanya singkat. (nik/JPG)