RADAR JOGJA – PSIM Jogja baru saja mengalami tiga kekalahan beruntun. Hasil yang kurang menyenangkan dan membuat suporter resah. Setelah sebelumnya keok dari Persik Kediri dan Mitra Kukar, tim asuhan Aji Santoso kembali kalah saat bermain di Stadion Cenderawasih, kandang PSBS Biak, Minggu (15/9) lalu.

Namun, cobaan yang dialami Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja belum berhenti. Bahkan semakin berat. Lantaran saat menjamu Persatu Tuban pada Kamis (19/9) nanti, mereka dipastikan tidak bisa didampingi suporter setia.

Aji Santoso menyayangkan dengan hukuman dari Komdis PSSI ini. Sebab, saat ini Cristian Gonzalez dan kolega sedang dalam kondisi yang kurang bagus. “Kami butuh dukungan dari para suporter untuk memotivasi para pemain,” ujarnya.

Kendati demikian, Aji juga mengambil sisi positif dari hukuman yang diberikan Komdis PSSI untuk PSIM Jogja. Menurut eks pelatih Persela Lamongan itu, hukuman ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk bisa lebih menjaga diri. “Semua demi kepentingan tim,” tandas Aji.

PSIM Jogja sendiri baru tiba dari Biak, Senin malam (16/9). Pasukan Laskar Mataram mendapatkan jatah libur latihan selama dua hari. Mereka akan kembali berlatih mulai Rabu (18/9) demi mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya.

Hukuman bagi PSIM Jogja ini sebagai buntut dari kerusuhan yang terjadi di Stadion Brawijaya Kediri beberapa waktu yang lalu. Kerusuhan itu melibatkan suporter Persik Kediri dengan para pendukung PSIM.

Kerusuhan tersebut membuat PSIM mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Dalam hukuman itu menyebutkan PSIM tidak bisa didampingi para suporter setia baik di laga kandang ataupun tandang selama satu bulan penuh. Hukuman itu berlaku sejak dimulainya putaran kedua kompetisi Liga 2 musim ini pada 22 Agustus yang lalu.

Kendati demikian, sepertinya laga melawan Persatu Tuban akan menjadi laga terakhir yang dijalani PSIM tanpa para pendukung setia.

Media Officer Laskar Mataram-julukan PSIM-Ditya Fajar mengungkapkan ada peluang saat menjamu Madura FC, para pendukung PSIM sudah bisa memadati stadion. “Ada kabar laga itu diudur, tapi akan kami lihat lagi nanti,” ujarnya.(cr12/din)