RADAR JOGJA – Setelah menuai beberapa hasil minor dalam laga terakhir, juru taktik PSIM Jogja Aji Santoso akan melakukan evaluasi menyeluruh pada skuad Laskar Mataram -julukan PSIM Jogja. Fokus tim pelatih yakni pada pertahanan yang dinilai rapuh di tiga laga terakhir yang dilakoni.

Nah, dari rentetan hasil buruk itu Aji ingin pasukannya segera bangkit. Sebab, apabila terus menuai hasil jeblok bukan tidak mungkin target yang diusung untuk naik ke kasta Liga 1 akan kandas.

Jika melihat tabel klasemen, saat ini PSIM melorot ke urutan ketiga klasemen wilayah timur dengan raihan 21 dari 14 laga. Berada di bawah pemuncak klasemen sementara Mitra Kukar (26 poin) dan Persik Kediri di posisi kedua dengan 24 poin.

Hasil kurang menguntungkan tersebut tentu menjadi peringatan keras bagi PSIM. Aji menyadari betul apabila pasukannya lemah dalam lini pertahanan. Sebab, dalam tiga laga PSIM selalu kebobolan dan kesulitan mencetak gol. “Pertandingan home kami wajib poin penuh,” ujar eks pelatih Persela Lamongan itu.

Seperti diketahui, tim kebanggaan warga Jogja ini baru saja mengalami kekalahan tipis 0-1 kontra PSBS Biak dalam lanjutan Liga 2 pekan ke-17 di stadion Cenderawasih, Biak (15/9).

Sebelumnya PSIM juga takluk 1-2 dari Mitra Kukar di Stadion Mandala Krida, Selasa (27/8) dan dipecundangi Persik Kediri dua gol tanpa balas di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/9).

Manajer PSIM Jogja David Hutauruk berujar, tiga pertandingan tanpa meraih kemenangan sangat merugikan timnya. Evaluasi menyeluruh secara teknis akan dilakukan mengingat hanya tersisa beberapa laga yang dilakoni. “Harus memaksimalkan sisa laga yang ada,” tandas David. (cr18/din)