RADAR JOGJA – PSIM Jogja masih menyisakan lima laga lagi di fase grup Liga 2 wilayah timur musim ini. Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja- harus mengamankan paling tidak empat kemenangan dari lima laga itu.

Dengan memenangkan empat laga tersebut, posisi PSIM di empat besar dinilai akan aman. Ini sekaligus akan menjamin mereka melaju ke babak delapan besar.

Saat ini PSIM mengumpulkan 21 poin dari 14 pertandingan. Jika mendapatkan tambahan 12 poin dari empat laga tersebut, PSIM akan memiliki 33 poin. Jumlah poin tersebut diyakini akan menyegel posisi Cristian Gonzalez dkk di posisi empat besar.

PSIM baru saja mengalami tren yang buruk. Di tiga laga terakhir, Naga Jawa selalu meraih kekalahan. Hal itu bukan saja mengancam posisi mereka di papan atas klasemen, tapi juga memberikan tekanan yang berat kepada seluruh pemain.

Kendati demikian, sang pelatih Aji Santoso coba meyakinkan bahwa kondisi skuadnya baik-baik saja. Gairah anak asuhnya dalam menjalani latihan sangat bagus. ”Saya rasa ini menjadi modal yang bagus untuk menghadapi laga selanjutnya,” kata Aji Santoso di Lapangan Tamanan, Rabu (18/9).

Lebih lanjut, Aji juga menyatakan laga melawan Madura FC yang rencananya akan berlangsung pada 23 September mendatang bisa menjadi laga kunci bagi skuad PSIM. Menurut Aji, jika bisa menang di laga itu, langkah pasukannya akan mulus di laga-laga selanjutnya.

Sementara itu, Sutanto Tan yang baru menjadi bagian dari skuad PSIM Jogja pada bursa transfer paruh musim lalu memiliki keyakinan yang tinggi terhadap peluang Laskar Mataram. “Saya lihat teman-teman masih punya semangat yang bagus, jadi yakin lah,” tegasnya.

Selain itu Sutanto juga menyatakan, saat ini proses adaptasinya di PSIM berjalan dengan baik. Pemain yang biasa bermain di posisi gelandang tengah itu juga menegaskan ingin terus tampil konsisten dan memberikan yang terbaik untuk PSIM Jogja. (cr12/din)