RADAR JOGJA – PSIM Jogja akan melanjutkan petualangan mereka di Liga 2 musim ini dengan menjamu Madura FC di Stadion Mandala Krida pada Senin (23/9) mendatang. Ada kemungkinan laga itu bisa disaksikan oleh para suporter Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja.

Namun, kepastian itu harus menunggu surat dari Komisi Disipling (Komdis ) PSSI. Apakah Komdis PSSI menerima banding yang diajukan manajemen PSIM atau tidak.

Seperti diketahui, PSIM mendapatkan sanksi tidak bisa didampingi suporter mereka selama satu bulan. Sanksi datang akibat kerushan yang melibatkan para pendukung Laskar Mataram di Stadion Brawijaya Kediri beberapa waktu yang lalu. Sanksi itu dimulai sejak awal putaran kedua atau pada 23 Agustus lalu.

Sementara itu laga antara PSIM Jogja kontra Madura FC akan berlangsung pada 23 Agustus. Ini artinya tepat satu bulan dari durasi sanksi tersebut. Manajemen PSIM berupaya agar Komdis menerima banding yang mereka ajukan agar laga antara PSIM melawan Madura FC bisa disaksikan para suporter.

“Sampai saat ini kami masih menuggu respons dari Komdis soal banding yang telah kami ajukan,” ujar Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa
PSIM sejatinya harus bertanding melawan Persatu Tuban, Kamis (19/9).

Namun, laga itu harus dijadwalkan ulang lantaran berbarengan dengan laga antara PSS Sleman melawan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo. PSIM tidak dapat izin dari pihak kepolisian dengan alasan keamanan.

Penundaan itu di satu sisi memberikan waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan diri setelah mereka kalah di Stadion Cndewarasih kandang PSBS Biak (15/9) yang lalu. Waktu yang cukup panjang itu dimanfaatkan oleh sang pelatih Aji Santoso untuk terus memperbaiki kualitas timnya.

Terkait laga melawan Madura FC yang kemungkinan masih akan tanpa suporter, Aji Santoso cukup menyayangkan hal itu. Menurutnya setelah tiga kali kalah secara beruntun, Witan Sulaeman dan kolega butuh dukungan suporter untuk bisa bangkit lagi. “Lagi pula hadirnya suporter juga akan sangat membantu manajemen juga,” tandas Aji.

Skuad PSIM Jogja kembali menjalani latihan di Lapangan Tamanan, Bantul, Kamis (19/9). Berbeda dengan latihan biasanya, latihan ini digelar di bawah terik matahari. Sebab, latihan dimulai pukul 14.00.

Ini dilakukan karena sore harinya lapangan tersebut dipakai sebuah kegiatan. Sementara itu lapangan lain yang biasa digunakan oleh skuad Laskar Mataram untuk berlatih juga penuh.

Meski latihan di bawah sinar matahari yang masih terik, skuad PSIM tampak bersemangat mengikuti segala arahan dari tim pelatih.

Pada latihan tersebut, fokus Aji Santoso tetap pada teknik untuk terus meningkatkan rasa saling pengertian di antara para pemain Laskar Mataram. Selain itu, fisik para pemain PSIM juga tetap digenjot dalam latihan yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut.

Kiper anyar PSIM, Aji Bayu Putra mengaku latihan pada pukul 14.00 cukup berat baginya. Namun, kiper asal Brebes itu tetap berusaha untuk menikmatinya. Lagipula meurut Aji Bayu, latihan di siang hari itu bagus untuk memperkuat fisik pemain. (cr12/din)