RADAR JOGJA – Pertandingan pekan ke-18 lanjutan Liga 2 2019 menjadi laga spesial bagi penjaga gawang PSIM Jogja Ivan Febrianto. Bagaimana tidak, kiper berusia 27 tahun itu akhirnya dipercaya menjadi starting eleven setelah 94 hari hanya menghangatkan bangku cadangan.

Ya, Ivan akhirnya menjalani laga debut di kompetisi resmi saat PSIM menjamu Madura FC di Stadion Mandala Krida, Senin (23/9). Pertandingan itu berakhir manis dengan kemenangan 2-0 untuk Laskar Mataram -julukan PSIM Jogja.

Sebetulnya, musim lalu pemain kelahiran 20 Februari 1992 itu begitu diandalkan mengawal gawang PSIM. Bahkan dia turut andil membawa tim kebanggaan warga Jogja ini bertahan di Liga 2 musim 2018.

Namun, memasuki musim 2019 nama Ivan seolah tenggelam karena kalah bersaing dengan I Putu Pager dan Aji Bayu yang baru direkrut pertengahan kompetisi.

Kesabaran dan kerja keras Ivan membuahkan hasil. Itu seiring performa jeblok yang ditunjukkan Putu Pager dalam beberapa laga terakhir. Mantan kiper Bogor FC itu tak lagi masuk line up tim Naga Jawa dalam dua pertandingan terakhir lantaran sering melakukan blunder.

Setelah tiga bulan lamanya Ivan akhirnya menjadi pilihan utama dibawah asuhan pelatih PSIM Aji Santoso. “Syukur Alhamdullilah mendapatkan kesempatan menjalani debut di Liga 2 musim ini,” ujar pemain yang juga bekerja di UPT Malioboro ini.

Selain itu, beberapa waktu lalu Ivan juga tampil gemilang dalam gelaran Trofeo HB Cup X 2019. Hadirnya Ivan memberikan dampak signifikan sekaligus menyudahi rentetan hasil minor yang dialami Cristian Gonzales dkk.

Ya, sebelumnya PSIM telah mengalami hattrick kekalahan. Tumbang 2-1 kontra Mitra Kukar (27/8), menyerah 2-0 atas Persik Kediri (2/9), dan dibekuk 1-0 PSBS Biak (15/9).

Aji Santoso mengungkapkan alasan memasang Ivan lantaran selama sesi latihan kiper asal Semarang itu menunjukkan progres yang apik. “Saya sudah berkomunikasi dengan pelatih kiper dan Ivan selama persiapan bagus,” papar Aji.

Bermain oke dan mencatatkan clean sheet, Aji pun tak ragu memuji penampikan Ivan. Pelatih asal Malang itu menyebut kepercayaan diri Ivan dalam laga kemarin cukup bagus. “Penampilan dia bagus,” ujarnya.

Di laga selanjutnya Ivan ingin PSIM tampil konsisten dan menjaga tren positif. Harapannya agar menyapu bersih sisa laga dan lolos 8 besar. “Ini bekal untuk pertandingan ke depan,” tandasnya. (cr18/din)