RADAR JOGJA – PSIM Jogja kembali menelan hasil minor dalam lawatannya ke Biak, Senin (30/9). Membawa skuad terbaiknya, Naga Jawa dipecundangi tuan rumah Persewar Waropen 3-1. Hasil ini membuat langkah Laskar Mataram menuju 8 besar kian berat.

Nirpoin di pekan ke-16 membuat PSIM melorot ke posisi 6 klasemen sementara Liga 2 wilayah timur. Dengan 24 poin dari 16 laga, Juara Divisi I 2005 itu semakin tertinggal dari para rival. Sementara tiga poin menjadikan Persewar merangsek ke 3 besar.

Posisi puncak masih dikuasai Persik Kediri, diikuti Mitra Kukar. Sedangkan Martapura FC di tangga keempat. Sedangkan rival abadi PSIM, Persis Solo berada satu setrip di atas Cristian Gonzales dkk.

Dalam laga tersebut, PSIM sudah tertinggal sejak menit kelima. Gawang Ivan Febrianto bobol lewat gol Ronald Toumahuw. Gonzales sempat menyamakan skor 1-1 jelang seperempat jam laga berjalan. Sayang, itu menjadi satu-satunya gol tim tamu di laga tersebut.

Sementara tuan rumah kembali menggelontor gawang PSIM di menit 21 lagi-lagi lewat Ronald menit 21. Tuan rumah sempat bermain dengan 10 pemain jelang turun minum.

Sayang, unggul jumlah pemain tak bisa dimanfaatkan oleh pasukan Aji Santoso. Alih-alih mencetak gol penyama, justru PSIM kembali kebobolan di menit 55. Kali ini melalui Boas Inzaghi yang masuk dari bangku cadangan. Skor 3-1 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Asisten pelatih PSIM Yusup Prasetyo mewakili Aji Santoso mengatakan, Persewar memang lebih baik dari PSIM. Terutama dalam strategi menyerang. “Kami ucapkan selamat. Kami akan perbaiki kekurangan kami di pertandingan berikutnya,” kata Yoyok singkat. (riz/ila)