RADAR JOGJA – Kekalahan dari Sulut United, Jumat (4./10) lalu menjadikan peluang PSIM Jogja ke 8 besar berat. Suporter melakukan protes setelah pertandingan. Menyikapi hal itu, manajemen PSIM melakukan pertemuan dengan Walikota Jogja Haryadi Suyuti.

“Kemarin (Sabtu 5/10), kami sudah bertemu dengan jajaran pengurus termasuk pak Walikota, intinya kami harus melupakan kekalahan dan kembali bersemangat,” ujar Pelatih PSIM Jogja, Aji Santoso kepada Radar Jogja.

Eks pelatih Persela Lamongan itu memastikan, semangat tim asuhannya masih bagus untuk mengejar tiket ke 8 besar. Kendati hal itu bukan hal yang mudah. Apalagi lawan yang dihadapi selanjutnya adalah Martapura FC.

Ada seloroh yang menyebutkan, Barcelona saja sulit menang kalau main lawan Martapura di Demang Lehman. Mengingat angkernya markas Martapura itu bagi tim tamu. Namun Aji Santoso tak mau ambil pusing. Menurutnya tidak mustahil mencuri poin di Martapura.

“Ya harapannya kami dapat satu poin di kandang Martapura dan menang di dua laga kandang sisa,” kata Aji.

Laga melawan Martapura FC memang menjadi laga yang krusial bagi PSIM Jogja. Saat ini posisi tim asal Kalimantan Selatan itu ada di peringkat empat klasemen.

Posisi itu adalah posisi paling bawah yang harus digapai setiap tim jika ingin lolos ke babak delapan besar Liga 2 musim ini. Sementara itu, PSIM ada dua peringkat di bawah Martapura. Cristian Gonzales dan kolega tertinggal satu poin saja dari Martapura FC. (cr12/riz)

Berikut 18 Pemain PSIM yang dibawa ke Martapura

Penjaga Gawang
Ivan Febrianto
Aji Bayu Putra

Belakang
Ahmad Hisyam Tolle
Hendra Wijaya
Al Amin Syukur Fisabillah
Ahmad Mahrus Bahtiar
Al Rizqy Dwi Prananda
Aditya Putra Dewa

Gelandang
Ade Suhendra
Raymond Tantu
Sutanto Tan
Yoga Pratama
Nugroho Fatchu Rochman
Ichsan Pratama
Rosi Noprihanis
Saldi Amiruddin

Depan
Aldaier Makatindu
Cristian Gonzalez