RADAR JOGJA – Pergantian posisi juru taktik disambut baik pemian. Setidaknya perubahan suasana membawa dampak positif di ruang ganti. Imbasnya, bisa mendongkrak penampilan Cristian Gonzales dkk di lapangan.

Apalagi situasi PSIM Jogja lagi tidak dalam posisi menguntungkan. Diharuskan menang, tidak hanya untuk menjaga peluang ke 8 besar. Namun yang lebih penting, agar tidak tergelincir ke jurang degradasi.

Sebab jarak Laskar Mataram dengan penghuni dasar klasemen Liga 2 wilayah timur hanya empat poin.

Kiper PSIM Jogja Ivan Febrianto mengaku senang dengan datangnya dua pelatih baru tersebut. Apalagi sosok Erwan Hendarwanto yang telah dua musim dikenalnya. Menurut Ivan, Erwan sudah mengenal cara bermain ala PSIM.

“Ya harapannya semoga membawa angin segar untuk kami. Membawa energi positif untuk kami bangkit di dua pertandingan penting,” kata Ivan.

PSIM Jogja merekrut Liestiadi dan membawa kembali Erwan Hendarwanto untuk mengisi pos kepelatihan. Itu setelah juru taktik Aji Santoso mengundurkan diri. Posisi PSIM yang sempat naik di awal kepelatihan eks pelatih Persela Lamongan itu, merosot drastis di putaran kedua.

Kekalahan demi kekalahan membuat Naga Jawa yang berada di posisi kedua klasemen, menjadi lebih dekat dengan degradasi ketimbang target 8 besar. PSIM Jogja kini mengantongi 24 poin dari 18 kali main. (riz)