RADAR JOGJA – Persatu Tuban berniat mencuri poin dalam lawatannya menantang PSIM Jogja, Minggu (13/10). Misi penting untuk mendongkrak posisi dari peringkat bawah. Apalagi mereka masih punya kans untuk selamat dari degradasi.

Pelatih Persatu Tuban Bambang Sumantri membawa 18 pemainnya ke Jogja. Dia tentu tidak memikirkan hasil pertemuan kedua tim di putaran pertama lalu. Saat itu Persatu takluk 0-2 dari PSIM di Stadion Bumi Wali.

“Selain untuk bisa mencuri poin di kandang PSIM Jogja. Kami juga ingin menyuguhkan permainan cantik, sportif, dan tetap kita junjung fair play di pertandingan besok,” katanya kepada wartawan.

Eks winger PSIM tahun 2000-an menilai, masuknya pelatih baru di PSIM juga akan jadi perhatiannya. Tentunya motivasi bermain Aditya Putra Dewa dkk. Apalagi sosok Erwan Hendarwanto yang dinilai sangat berpengalaman memoles skuad Laskar Mataram.

“Saya kira tahu sendiri Erwan yang pegang tim, kami perlu antisipasi motivasi mereka saat punya pelatih baru,” bebernya.

Pemain Persatu Edi Winarno menambahkan, pemain akan mengikuti instruksi pelatih dengan baik. Dengan bisa mencuri poin di Mandala Krida mampu mendongkrak posisi Persatu dari papan bawah.

“Kami masih memiliki peluang untuk naik peringkat. Mengamankan tim dari degradasi,” imbuhnya. (riz)