RADAR JOGJA – PSIM Jogja gagal mewujudkan target untuk promosi ke Liga 1 di tahun 2019 ini. Laju Laskar Mataram bahkan terhenti di babak reguler. Mereka hanya menduduki posisi ketujuh klasemen akhir Liga 2 wilayah timur dengan mengumpulkan 27 poin.

Kegagalan yang dialami PSIM itu terbilang sangat menyakitkan. Padahal di awal musim, PSIM Jogja sempat mendapatkan predikat sebagai Los Galacticos-nya Liga 2.

Banyaknya pemain bintang yang hadir, serta dukungan yang maksimal dari manajemen membuat Laskar Mataram sempat mendapatkan predikat tersebut.

Salah satu kelompok suporter PSIM, Mataram Independet (Maident) menyuarakan agar PSIM Jogja melakukan persiapan yang lebih matang lagi dalam menyambut musim baru.

Ketua Maident Rendy Agung mengatakan, kegagalan PSIM promosi di tahun ini disebabkan salah satunya karena persiapan yang kurang matang di awal musim. “Meski banyak pemain bagus, tapi persiapannya kurang ya jadinya sama saja,” ujar Rendy kepada Jawa Pos Radar Jogja, Kamis (7/11).

Rendy juga berharap para pemain yang memperkuat PSIM Jogja di musim depan bisa lebih menunjukan kekompakan. Dia membandingkan bagaimana saat PSIM masih kesulitan dana justru para pemainnya sangat kompak.

Selain itu pihaknya juga mengharapkan manajemen PSIM saat ini bisa berkolaborasi dengan manajemen PSIM sebelumnya. “Harapannya mereka bisa saling mengisi kekurangan masing-masing,” tandasnya. (cr12/riz)