RADAR JOGJA – Keberadaan Seto Nurdiyantara rupanya mampu menjadi penarik perhatian bagi pemain untuk bergabung dengan PSIM Jogja. Salah satunya adalah Ichsan Pratama. Sejak Desember 2019 lalu, kontrak Ichsan bersama Laskar Mataram, julukan PSIM, telah usai. Nah, kehadiran Seto, berpeluang bagi Ichsan untuk tetap bertahan.

Ya, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu sebelumnya pernah memperkuat PSIM Jogja di Liga 2 musim 2019 yang lalu. Pemain yang identik dengan nomor 23 ini sempat menjalin komunikasi dengan beberapa klub lain. Termasuk peluang kembali ke PSS Sleman.

Ichsan menyebut saat ini ia sudah sangat dekat kembali ke PSIM. Bahkan, Ichsan menyebut perkembangan negosiasi antara dirinya dan manajemen Laskar Mataram sudah mencapai 80 persen. “Ya doakan saja semoga cepat selesai,” katanya.

Sementara itu, pelatih anyar PSIM Jogja, Seto Nurdiyantara mengharapkan Ichsan Pratama mau bergbung dengan tim asuhannya. Selain itu, Seto juga mengharapkan Ichsan untuk bisa terus berkembang sebagai pemain. “Mudah-mudahan Ichsan mau lebih berkembang lagi,” kata Seto.

Selain Ichsan Pratama, Seto juga menyebut akan mendatangkan para pemain yang menjadi bagian dari skuad PSIM di Liga 2 musim 2018 yang lalu. Kendati demikian, Seto masih enggan menyebut siapa saja yang akan menjadi bagian dari tim asuhannya.

Jika tidak ada perubahan, kompetisi Liga 2 musim 2020 akan dimulai pada 13 Maret mendatang. Hal itu membuat Seto hanya memiliki waktu kurang lebih enam pekan saja untuk memilih pemain dan menyempurnakan taktiknya. Waktu yang mepet itu diakui Seto, menjadi tantangan baginya. “Yang pasti saya kemarin bicara dengan Pak Bambang (CEO PT PSIM Jaya) dan Pak Haryadi (Ketua Dewan Pembina PSIM), secepatnya staf pelatih akan komplet, kami jadwalkan segera latihan,” jelas pelatih berusia 45 tahun tersebut.

Sementara pemain PSIM musim lalu Raymond Tauntu mengaku belum menjalin komunikasi dengan manajemen Laskar Mataram. Saat ini, pemain yang lebih dari lima tahun membela PSIM masih berada di kampung halaman Makassar. ”Belum ada kabar dari PSIM,” katanya. (kur/bah)