RADAR JOGJA – PSIM Jogja menjalani latihan perdana untuk menghadapi musim kompetisi 2020, Senin (3/2). Dalam sesi latihan yang berlangsung di Lapangan Tamanan, Bantul, tidak terlihat pelatih Seto Nurdiyantara. Sebagai gantinya, latihan dipimpin oleh pelatih fisik, Asep Ardiansyah

Seto harus absen lantaran ada keperluan di Jakarta sampai Rabu(5/2) mendatang. Dalam sesi latihan tersebut, hadir total 18 pemain anyar. Beberapa pemain berstatus profesional dan amatir terlibat dalam sesi latihan kemarin.

Mantan pemain PSIM Jogja di musim 2018, Supriyadi dan Risman Maidullah ikut serta dalam latihan. Ada pula, eks Persis Solo, Tegar Pangestu.

Selain itu penyerang asli DIJ yang dalam beberapa musim terakhir bermain untuk Bali United, Martinus Novianto juga menjadi salah satu yang ada dalam skuad Laskar Matara. Sementara sisanya pemain yang sedang mencoba peruntungan untuk bisa mendapatkanh kontrak di PSIM. Sebagian besar pemain yang tergabung dalam latihan yakni lulusan tim Pra PON DIJ.

Manajer PSIM Jogja, David Hutauruk menyatakan 18 pemain yang datang dalam sesi latihan perdana tersebut belum mendapatkan kontrak. David menyebut mereka akan dilihat potensinya selama satu pekan ke depan. “Yang anti persoalan teknis kami serahkan ke coach Seto, yang pasti kami ingin belajar dari musim lalu,” jelas David.

Lebih lanjut, David menjelaskan sebenarnya pihaknya sudah mendapatkan rekomendasi dari pelatih PSIM sebelumnya, Liestiadi. Rekomendasi tersebut, berupa nama pemain yang layak dipertahankan. Namum, manajemen tak bisa menahan mereka yang direkomendasikan untuk tetap bermain bagi PSIM. “Kalau kami tahan-tahan sementara ada tawaran dari klub Liga 1 ya kasihan pemainnya,” katanya.

Sementara itu Asep Ardiyansyah menyatakan kendati sedang berada di Jakarta, Seto tetap memberikan program latihan. Program itu berupa penyesuaian agar para pemain terbiasa dan saling mengenal satu sama lain terlebih dulu.  “Tapi tadi di latihan saya lihat kondisi fisik anak-anak tidak terlalu drop dan masih lumayan,” jelas Asep. (kur/bah)