RADAR JOGJA – Keberadaan Seto Nurdiyantara di PSIM Jogja membawa beberapa dampak yang positif. Salah satunya, Seto bisa meyakinkan beberapa pemain yang dinilai berlabel bintang untuk berlabuh di Laskar Mataram – julukan PSIM Jogja.

Beberapa di antaranya Ichsan Pratama, Beny Wahyudi, hingga Purwaka Yudhi. Bahkan, Ichsan beberapa waktu yang lalu mengakui, salah satu alasan mengapa mau kembali ke PSIM ya karena keberadaan Seto.

Kendati demikian, Seto juga dinilai tak suka membeda-bedakan mana pemain dengan label bintang dengan mana yang tidak. Hal itu diungkapkan oleh winger PSIM, Eeng Supriyadi. “Semua pemain sama, tidak ada yang bintang di mata beliau,” kata Eeng kepada Radar Jogja, Kamis (5/3).

Eeng juga menyatakan karakter Seto memiliki kemiripan dengan karakter yang dimiliki pelatih PSIM di musim 2018, Erwan Hendarwanto. “Coach Seto juga selalu memotivasi semua pemain saat berlatih,” jelas eks pemain Madura FC tersebut.

Sementara itu, gelandang muda PSIM Jogja, Yoga Pratama menyebut Seto sebagai pelatih yang disiplin. Selain itu, Yoga juga menyatakan, Seto selalu menginginkan para pemainnya untuk bermain dengan pintar dan saling percaya satu sama lain. “Selebihnya, dia adalah pelatih yang menyenangkan,” jelas pemain asli Jogja tersebut.

PSIM Jogja sendiri saat ini sudah memiliki 24 pemain. Pemain dari semua posisi mulai dari kiper hingga penyerang sudah dimiliki oleh Laskar Mataram. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan bagi PSIM untuk menambah pemain lagi sebelum Liga 2 musim 2020 dimulai pada 15 Maret mendatang. (kur/din)