RADAR JOGJA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menghentikan kompetisi, baik di Liga 1 maupun Liga 2. Penghentian dilakukan selama dua pekan ke depan. Itu menyusul instruksi pemetintah terkait penyebaran virus korona yang semakin menghawatirkan di Tanah Air.

Kondisi tersebut membuat PSIM Jogja harus menyudahi tur Sumatera mereka lebih cepat dari yang dijadwalkan. Awalnya, pasukan Seto Nurdiyantara akan langsung bertanding melawan Muba Babel United di Musi Banyuasin pada Kamis (19/3) mendatang.

PSIM kalah saat menjalani laga melawan Sriwijaya FC pada Minggu (15/3) lalu. Diketahui, jarak Palembang dengan Musi Banyuasin hanya beberapa jam saja menggunakan transportasi darat.Kepastian kepulangan skuad PSIM ke Kota Gudeg dikonfirmasi oleh manajer PSIM David MP Hutauruk. “Ya setelah melawan Sriwijaya FC kami pulang ke Jogja dulu,” katanya

Kondisi itu sebenarnya sedikit merugikan bagi PSIM. Sebab, manajemen Laskar Mataram – julukan PSIM Jogja – sebelumnya sudah membayar tagihan hotel sampai hari selasa. Selain itu, manajemen juga sudah memasan bus untuk membantu mobilitas skuad selama berada di Palembang maupun Musi Banyuasin. Kendati demikian, kondisi saat ini yang serba darurat juga bisa dimengerti oleh PSIM Jogja.

David mewakili manajemen PSIM Jogja juga mengajak masyakarat berdoa dan melakukan upaya yang perlu dilakukan agar penyebaran virus korona segera dihentikan. ” Sehingga tidak ada lagi yang terjangkit,” tandasnya.

Kekalahan dari SFC membuat Risman Maidullah dan kolega harus berada di posisi ketujuh klasemen sementara. Laskar Mataram belum meraih poin. (kur/din)