RADAR JOGJA – Persiba Bantul bersiap menyongsong kompetisi Liga 3 2019. Salah satunya dengan menunjuk Lafran Pribadi sebagai pelatih. Dia didampingi asisten pelatih Sudarmaji. Sebagai informasi, Liga 3 putaran Pra-Nasional akan dimulai hari ini.

Selain itu, tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu juga sudah memulai latihan. Latihan yang digelar di Lapangan Tamanan ini juga untuk melakukan seleksi. ”Saya siap dengan amanah yang diberikan. Mohon dukungan seluruh warga Bantul dan seluruh suporter Persiba,’’ kata Lafran.

Ya, latihan ini digelar setelah Persiba Bantul mendapatkan investor anyar yang siap menggelontorkan dana. Dana ini di antaranya guna menutup tunggakan gaji para pemain musim lalu. Sekaligus mempersiapkan kerangka tim.

Perwakilan investor baru Persiba Rumawan mengatakan, pelunasan tunggakan gaji ini merupakan wujud keseriusan manajemen baru dalam pengambilalihan Persiba. “Dengan pembayaran ini kami berharap akan menjadi langkah awal yang baik bagi manajemen baru,” ujarnya.

Rumawan menjelaskan, seluruh hak-hak tunggakan gaji pemain musim lalu akan diberikan. Kemarin investor secara langsung melakukan pelunasan gaji kepada para pemain musim lalu. Seperti, Slamet Widodo, Johan Manaji, Edgar Rahawarin, dan Yudha Alkanza.

Kendati masih ada beberapa gaji pemain yang belum sepenuhnya terselesaikan, Rumawan berjanji manajemen baru segera melunasi sisanya dalam waktu dekat. “Contohnya, ada pemain yang haknya tertunggak Rp 16 juta. Saat ini masih kami berikan Rp 15 juta,” bebernya.

Perwakilan perangkat tim musim lalu Sudarmaji mengatakan, dengan adanya pembayaran gaji pemain sangat melegakan. Namun sebagai perwakilan, dia menunggu pembayaran keseluruhan besaran tunggakan dan ke semua pemain yang belum. “Semoga segera terselesaikan,’’harap Sudarmaji.

Mantan manajer Persiba musim lalu sekaligus pemegang saham PT Bantul Jaya Utama (BJU) Endro Sulastomo mengatakan, untuk pelunasan keseluruhan pemain akan dilakukan setelah proses perpindahan saham dari pemegang saham lama ke investor baru.

Yakni setelah investor baru mengakuisisi 70 persen saham PT BJU. “Untuk take over saham ini, harus ke notaris dan masih menunggu pemilih saham lainnya,” tandas Endro. (cr18/din)