RADAR JOGJA – Tiga poin berharga sukses diraih Persiba Bantul dalam lanjutan Liga 3 Pra-Nasional Grup A. Laskar Sultan Agung -julukan Persiba- berhasil menundukkan tamunya KS Tiga Naga dengan skor tipis 1-0 di Stadion Sultan Agung (SSA), Jumat (22/11).

Gol semata wayang Persiba dilesakkan sang kapten Wisnu Nugroho melalui eksekusi penalti menit ke-83.

Dengan raihan tiga poin ini, semakin membuka lebar peluang tim kebanggaan warga Bantul itu untuk melaju di putaran 32 besar nasional. Laskar Sultan Agung juga semakin nyaman berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan mengemas tujuh poin dari empat laga yang dilakoni.

Pelatih Persiba Bantul Lafran Pribadi mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. Terlebih ini merupakan kemenangan kedua yang diraih di kandang musim ini. Meski begitu, Lafran menyebut anak asuhnya tak bermain lepas di pertandingan kemarin. Terutama pada paro pertama.

“Target wajib meraih kemenangan justru membuat anak-anak tampil terbebani,” ungkapnya.

Kendati demikian, Lafran sangat mengapresiasi kerja keras pasukannya. Dengan kemauan dan kerja keras pemain, kemenangan bisa diraih.

Di sisi lain, pertandingan kemarin sebetulnya tak lagi menentukan bagi KS Tiga Naga. Itu lantaran klub asal Pekanbaru itu sudah memastikan lolos ke babak 32 besar putaran nasional. Nah, hal tersebut yang membuat mereka bermain lepas saat menghadapi Persiba.

KS Tiga Naga sejatinya bermain cukup apik. Fakta di lapangan menunjukkan tim besutan Feryandes Rozialta itu tampil sangat dominan. Bahkan, hampir sepanjang laga mereka berani tampil menyerang dan sesekali membahayakan gawang Persiba.

Sementara itu, kubu tuan rumah yang didukung 5.000 suporter setianya bermain sangat hati-hati. Beruntung, jelang laga bubar Persiba mendapat hadiah penalti seusai pemain belakang KS Tiga Naga melanggar pemain Persiba.

Wisnu Nugroho yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses mengeksekusi penalti dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 hingga pertandingan usai.

Pelatih KS Tiga Nada Feryandes cukup menyayangkan hasil minor yang didapat. Terlebih beberapa peluang yang dihasilkan tak mampu dikonversikan menjadi gol. Lini depan kurang maksimal. Banyak peluang tapi disia-siakan. “Ini jadi evaluasi untuk tim kami,” ujarnya. (cr18/din)

Klasemen Liga 3 Pra Nasional