RADAR JOGJA – Pelatih Persiba Bantul Lafran Pribadi mengaku bersyukur atas hasil kemenangan 3-2 di kandang Persika Karawang. Terlebih, target lolos yang dibidik bisa terpenuhi. “Alhamdulillah lolos. Anak-anak tadi bermain sangat luar biasa,” ungkapnya.

Mesipun demikian, Lafran menyayangkan kepemimpinan wasit di laga Selasa (26/11) di Stadion Singaperbangsa itu. Sebab, dia menilai keputusan wasit dianggap berat sebelah. Juga merugikan timnya. “Sebetulnya gol kedua mereka kan aneh. Bola kena kaki kok dibilang handsball lalu diberi penalti,” keluh mantan pelatih PSS Sleman itu.

Dalam laga kemarin, Persiba tampil sangat percaya diri. Kendati bertindak sebagai tim tamu, Laskar Sultan Agung tampil ngotot dan beberapa kali mengancam gawang Persika. Namun, beberapa peluang belum bisa menjadi gol. Babak pertama pun di tutup dengan skor kacamata.

Memasuki paro kedua, Persiba langsung tancap gas. Hasilnya, mereka menceploskan tiga gol ke gawang tuan rumah. Sementara itu, kubu Persika hanya bisa mencetak dua gol. Hingga pertandingan berakhir skor 3-2 tak berubah untuk keunggulan Persiba Bantul. (cr18/riz)