RADAR JOGJA – Persiba Bantul kembali gagal meraih kemenangan dalam laga babak 32 besar Liga 3. Sabtu, (14/12) Persiba hanya meraih hasil imbang 0-0 saat menghadapi sesama tim Bantul, Protaba. Hanya dapat satu poin, Lasulta menghuni posisi juru kunci klasemen sementara Grup D.

Peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar masih ada. Tetapi cukup berat. Lantaran di laga terakhir harus berhadapan dengan Persiwa Ngawi.

Dalam Derby Bantul, babak pertama praktis dikuasai penuh oleh Persiba. Laskar Sultan Agung – julukan Persiba Bantul dominan dalan banyak hal. Terutama penguasaan bola dan penciptaan peluang.

Persiba total memiliki tiga peluang bersih. Namun, kiper Protaba Saka Novendra tampil maksimal di babak pertama dengan menepis tiga peluang Persiba tersebut.

Kondisi serupa terjadi di babak kedua. Bahkan, dua kali upaya yang Wisnu Nugroho dan kolega hanya membentur tiang gawang Protaba. Pelatih Persiba Lafran Pribadi menyatakan timnya dijauhi keberuntungan di laga ini. Dia meminta maaf kepada suporter Persiba.

“Saya katakan hari ini Persiba sedang off day,” ujarnya dalam sesi jumpa pers.

Di laga terakhir, Persiba mengusung target kemenangan. Persiba masih bisa lolos jika menang melawan Ngawi, dan di laga lain Protaba bisa dikalahkan Sleman United.

“Laga terakhir kami harus maksimal, tidak ada hasil seri atau kalah lagi,” tegas Lafran.

Di sisi lain, Asisten Pelatih Protaba Ridwan Fauzi sangat bersyukur dengan hasil ini. Apalagi di tengah tekanan suporter yang begitu berat diterima tim asuhannya. Pertandingannya dia sebut sangat melelahkan. “Tapi satu poin ini kami syukuri,” tandasnya. (cr12/riz)