RADAR JOGJA – Tim mana yang akan lolos dari babak 32 besar Liga 3 di Grup D akan ditentukan sore nanti (16/12). Ada dua pertandingan yang digelar secara bersamaan. Yakni antara Persiba Bantul melawan Persinga Ngawi dan Protaba Bantul kontra Sleman United (SU).

Laga Persiba versus Persinga akan dilaksanakan di Stadion Sultan Agung Bantul mulai pukul 15.30. Sementara itu diwaktu yang sama juga akan dilangsungkan laga Protaba melawan SU di Stadion Dwi Windu.

Persaingan di Grup D ini masih sangat ketat. Keempat tim di grup tersebut masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar. Persinga Ngawi ada di posisi teratas di Grup D. Dengan raihan 4 poin dari dua laga.

Hal itu membuat Ngawi memiliki peluang paling besar ketimbang tim-tim yang lain. Laskar Alas Ketonggo – julukan Persinga Ngawi – hanya butuh hasil imbang saja ketika melawan Persiba untuk lolos ke babak 16 besar.

Kendati demikian, menghadapi Persiba tentu tidak akan mudah bagi Ngawi. Apalagi Persiba akan mendapatkan dukungan dari ribuan suporter. Hal itu diakui pelatih Persinga, Putut Wijanarko.

“Kami akan bekerja dengan keras untuk bisa mengalahkan Persiba,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jogja kemarin (15/12).

Putut menyatakan dirinya sudah memiliki taktik khusus untuk bisa meredam permainan dari Persiba. Putut akan memanfaatkan kondisi Persiba yang dalam tekanan wajib menang.

“Pada intinya kami sudah siap menghadapi tuan rumah,” tegasnya.

Sementara itu pelatih Persiba Bantul, Lafran Pribadi menyatakan peluang timnya untuk lolos ke babak 16 besar memang sangat kecil. Hal itu terjadi setelah di dua laga sebelumnya Laskar Sultan Agung – julukan Persiba Bantul – hanya meraih satu poin.

“Kami harus lupakan dua laga sebelumnya, kami harus menang melawan Ngawi,” tegasnya.

Sementara itu di laga lain, Protaba tampak cukup percaya diri bisa mengalahkan Sleman United. Kendati di fase regional sebelumnya Protaba selalu kalah saat jumpa SU, tapi menurut asisten pelatih Protaba, Ridwan Fauzi kondisi saat ini sudah berbeda.

“Motivasi pemain justru sedang tinggi, karena kami sebenarnya tidak diunggulkan untuk lolos,” tuturnya.

Asisten pelatih Sleman United, Odie Ardiyansah menyatakan timnya agak lengah terutama di lini belakang saat kalah dari Persinga Ngawi. Menurutnya hal itu haram terjadi lagi saat jumpa Protaba.

“Kami akan perbaiki kesalahan dan menang lawan Protaba,” tegasnya. (cr12/pra)