RADAR JOGJA – Sleman United (SU) tak berdaya saat menghadapi Persinga Ngawi dalam laga kedua fase grup Liga 3, Sabtu (24/12). Mereka kalah dua gol tanpa balas. Dua gol Persinga dicetak Muhammad Irman dan Slamet Hariyadi.

Dengan kekalahan tersebut, SU baru mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan dan berada di posisi kedua. Persinga Ngawi di puncak dengan empat poin. Protaba posisi tiga dengan dua poin. Persiba di dasar klasemen dengan satu poin.

Asisten Pelatih Sleman United Odie Ardiyansah menyebut timnya sebenarnya sudah bermain sesuai intsruksi yang diberikan oleh tim pelatih. Namun, menurutnya para penggawa SU banyak membuang peluang. Selain itu Odie juga mengakui kekuatan dari Ngawi.

“Saya rasa mereka memang lebih siap,” ujarnya.

Kekalahan ini memang masih membuat peluang SU untuk lolos ke babak 16 besar tetap terbuka. Syaratnya mereka harus bisa menang dengan skor besar saat jumpa Portaba Bantul di laga terakhir.

“Lawan Protaba kami akan main all out,” tegas Odie.

Pelatih Persinga Ngawi, Putut Wijanarko bersyukur dengan kemenangan atas SU. Menurutnya kemenangan ini penting untuk memberikan motivasi tambahan kepada para pemainnya dalam menghadapi laga terakhir melawan Persiba Bantul.

“Semoga laga terakhir melawan tuan rumah kami bisa menang, syaratnya harus kerja keras,” tegas Putut. (cr12/riz)