RADAR JOGJA – Skuad PSIM Jogja mengurangi intensitas latihan terutama yang berkaitan dengan latihan fisik. Latihan lebih ditekankan pada segi teknis. Hal itu bertujuan untuk membuat para penggawa Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja- semakin paham dengan apa yang diinginkan sang pelatih, Seto Nurdiyantara.

Fisioterapis PSIM Jogja Deka Kurnia Agung menyatakan saat ini semua pemain dalam kondisi yang bagus. Bek muda, Al Rizqy Prananda yang sebelumnya harus menjalani latihan terpisah lantaran cedera hamstring sudah bisa berlatih secara normal, kemarin (26/2). “Semua aman. Harapannya tidak ada yang cedera. Sebentar lagi liga dimulai,” harapnya.

Harapan Deka ini juga terkait dengan uji coba yang akan dilakoni PSIM Jogja ke kandang PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu (1/3). Uji coba ini akan digunakan kubu PSIM Jogja mematangkan tim dengan menghadapi tim selevel.

Seto mengungkapkan tim asuhannya akan berangkat ke Cilacap pada Sabtu (29/2) mendatang. Kepastian ini akan menunggu kabar dari manajemen.”Tapi kita lihat nanti bagaimana jadinya,” ujar Seto selepas memimpin sesi latihan PSIM di Lapangan Kenar, Rabu (26/2).

Dalam sesi latihan tersebut, tampak dua pemain senior yang sedang mengikuti trial di PSIM Jogja. Keduanya adalah Benny Wahyudi dan PurwakaYudhi. Namun, hingga kini dua pemain yang sempat membela Tim Nasional Indonesia itu belum mendapatkan kontrak dari manajemen Laskar Mataram. “Soal kontrak lebih baik tanyakan ke manajemen,” kata Seto.

Seto berharap PSIM segera bisa melengkapi kuota pemain yang akan didaftarkan untuk berlaga di Liga 2 musim ini. Eks pelatih PSS Sleman itu mengungkapkan paling tidak PSS membutuhkan 27 pemain untuk mengarungi kompetisi Liga 2 2020.

Jika tidak mengalami perubahan, Liga 2 2020 akan berlangsung mulai 13 Maret mendatang. Kendati demikian, hingga saat ini pihak penyelenggara kompetisi belum juga mengeluarkan jadwal resmi untuk musim ini. (kur/din)