RADAR JOGJA – Sebanyak 20 pemain putri DIJ disiapkan untuk Tim Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) cabor sepak bola. Kualifikasi PON Papua XX 2020 cabor sepak bola putri akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul pada 13-17 Desember mendatang. DIJ tergabung dalam Grup 3 bersama Kalimantan Barat dan Jawa Barat.

Sebanyak 20 nama tersebut berasal dari pemain-pemain yang berlaga Liga 1 Putri PSS Sleman dan ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV DIJ. Mereka adalah Enka Indah Wulandari, Shaummy Ariendra Isnandar, Diana Latifah Rahayu, Ria Anjarwati, Oktavia Rahma Yulita, Hesti Wulantari dan Syarah Saidatul Aulia.

Kemudian ada pula Nafizhah Nuraini, Dian Ananda Hidayat, Kintang Bening Larasati, Niki Putri Kunanti, RR. Azizah Kusuma, Suciana Yuliani, Dhia Putri Hapsari, Okta Berti Hardiyanti, Riska Aprilia, Alfina Kusumaningtyas, Tugiyati, Utari Afita Dewi, dan Nur Rofi’ah.

Sayangnya dua pesepak bola andalan DIJ Octavianti Dwi Nurmalita dan Dewi Tia Safitri tak dapat memperkuat tim Pra-PON DIJ. Ini karena keduanya tengah membela Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia di ajang SEA Games Manila, Filipina.

Manajer Tim Sepak Bola Putri Pra PON DIJ Sabtu Hari mengatakan para pemain akan digeber latihan secara intensif di Lapangan Kenari. Untuk sementara ini menggunakan lapangan ini agar atlet yang berasal dari berbagai kabupaten bisa berkumpul di tempat tersebut.

Tim asuhan Gatot Barnowo ini juga berencana melakoni uji tanding melawan tim Kalimantan Tengah. Uji coba tersebut akan digelar awal Desember mendatang. “Mudah-mudahan langkah tim ini untuk lolos ke PON Papua 2020 bisa tercapai,” harap Sabtu. (cr18/din)