RADAR JOGJA –Berstatus sebagai tuan rumah seharusnya bisa dimanfaatkan tim sepak bola putri DIJ memastikan satu tiket ke Papua.

Tugiyati Cindy dkk yang akan turun dalam kualifikasi PON Papua akan melakoni laga di grup 3 melawan Jawa Barat dan Kalimantan Barat.

Pertandingan yang dilangsungkan 13 Desember mendatang itu akan dimainkan di Stadion Sultan Agung Bantul.

Manajer Tim Sepak Bola Putri DIJ Saptu Hari mengakui jika status tuan rumah sedikit menguntungkan timnya. Sehingga harus dapat dimanfaatkan dengan baik. Yaitu mencapai target lolos ke Papua.

”Semoga bisa semakin memotivasi anak-anak,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jogja, Jumat (5/12).

Mengenai calon lawan DIJ, dia menilai, game melawan Jawa Barat akan sangat menentukan. Jika bisa meraih kemenangan, maka tiket bertanding di PON Papua 2020 optimis diraih.

Sementara itu pelatih Gatot Barnowo menilai timnya sudah berkembang cukup bagus. Terutama ketenangan dalam bermain dan juga teknik dasar.

“Program latihan dari saya bisa mereka laksanakan dengan baik,” katanya.

Saat ini, pelatih yang pernah membawa PSCS Cilacap juara ISC B 2016 itu masih menunggu tambahan dua pemain lagi. Dua pemain tersebut sedang mengikuti ajang Liga Mahasiswa di Jakarta.

“Kehadiran dua pemain itu kami harap bisa semakin memperkuat tim ini,” tuturnya. (cr12/riz)