RADAR JOGJA – Skuat PSS Sleman U-17 tak perlu bersusah payah melakoni laga perdana Piala Soeratin U-17. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu dinyatakan menang tanpa tanding atau walk out (WO) lantaran tim lawan Bengkulu tidak hadir.

Sedianya pertandingan digelar di Lapangan Dirgantara Kompleks Landasan Udara (Lanud) Abdurahman Saleh Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin siang (10/2). PSS U-17 pun dinyatakan menang.

Manajer PSS U-17 Ichal Umarella mengatakan pihaknya belum mengetahui alasan WO yang dilakukan Bengkulu. “Ya, Bengkulu tidak datang di lapangan namun tidak dijelaskan panitia soal WO tersebut,” terangnya.

Ichal menuturkan, timnya bakal segera mengalihkan fokus untuk menghadapi dua laga selanjutnya. Yakni, melawan Kalimantan Barat (Kalbar) pada 12 Februari dan menghadapi Gorontalo (14/2). “Lawan Kalbar kami bermain pukul jam 3 sore (pukul 15.00). Lalu lawan Gorontalo main siang jam 1 (pukul 13.00),” bebernya.

Sementara itu, pelatih PSS U-17 Wisnu Pamungkas berujar, timnya diuntungkan lantaran bisa memenangkan laga tanpa harus mengeluarkan keringat. “Yang jelas kami tetap fokus ya karena masih ada dua match lagi,” ujarnya.

Menurut Wisnu, persiapan yang dilakukan PSS U-17 sudah maksimal. Timnya sudah melakukan persiapan sejak menjadi juara tingkat regional DIJ beberapa waktu lalu.

Untuk target, lanjut Wisnu, manajemen PSS U-17 mematok target tinggi. Yakni, menjadi kampiun di ajang tahunan tersebut.

“Kami dari tim pelatih target pasti juara sesuai target dari manajemen. Jangan sampai lengah sembari melihat kekuatan lawan untuk laga selanjutnya,” tandasnya.

Sebagai informasi, ajang Piala Soeratin U-17 digelar sejak 10 hingga 15 Februari mendatang. Diikuti sebanyak 32 Asprov PSSI yang terbagi dalam empat grup dan empat stadion berbeda. Di antaranya, Stadion Brantas dan Universitas Muhammadiyah untuk grup A hingga D. Selain itu, Stadion Gajayana dan Phaskas untuk grup E hingga grup H. (ard/amd)