RADAR JOGJA – Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dalam rilis resmi PSSI mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan.

Sehingga Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Dia menyebutkan bahwa itu merupakan momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia.

”Alhamdulillah kerja keras kami membuahkan hasil. Presentasi kami dinilai dan diterima dengan baik oleh FIFA,” katanya.

Untuk meyakinkan FIFA, PSSI mempunyai ”senjata” khusus. Selain dukungan dari presiden dan pemerintah daerah, mereka menampilkan video presentasi yang menunjukkan Indonesia sebagai negara dengan kultur sepak bola yang kuat. Seperti pada konferensi persnya 22 September lalu, PSSI menawarkan tema Diversity, Unity, Opportunity.

Selain itu, kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah event internasional menjadi nilai plus. Seperti halnya Asian Games 2018 dan AFC Championships U-19 2018.

PSSI telah mengajukan sepuluh venue pertandingan. Nanti terpilih enam. Dari semuanya, kekurangan yang paling mendasar adalah standar lapangan untuk latihan. Pada inspeksi FIFA 16–19 September lalu, hampir semua venue belum memiliki lapangan latihan layak.

Menurut standar FIFA, satu venue minimal mempunyai lima lapangan untuk latihan. ”Untuk pemilihan venue-nya setelah kunjungan delegasi FIFA yang kedua. Mereka yang akan memberikan info kepada kami,” kata Direktur Media dan Promosi Digital PSSI Gatot Widagdo saat dihubungi kemarin. (jpc)